Ia menjelaskan, semangat silaturahim yang menjadi ruh NU memiliki dasar kuat dalam ajaran Islam. Umat, kata dia, diperintahkan untuk menjaga persatuan dan tidak terpecah belah.
Menurutnya, jika melihat sejarah, berdirinya NU disambut antusias masyarakat yang berbondong-bondong bergabung dalam jam’iyah tersebut. Hal ini menjadi bukti bahwa NU sejak awal telah menjadi ruang kebersamaan umat.
Mengusung tema “Merawat Ukhuwah, Menguatkan Jamiyah”, kegiatan buka bersama tersebut dinilai bukan sekadar agenda rutin, tetapi memiliki makna besar dalam mempererat hubungan antarwarga.
“Buka puasa bersama telah menjadi agenda penting di lingkungan NU, khususnya sebagai sarana mempererat silaturahim,” tegasnya.