Sementara itu, provinsi ini juga memiliki sebanyak 983 Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), atau sekitar 44,4 % dari total KIM di Indonesia.
Mengapa Fenomena Ini Layak Diperhatikan
Keberagaman bidang: Komunitas-komunitas ini bergerak dalam spektrum luas: lingkungan hidup, edukasi anak-anak jalanan, literasi budaya, kewirausahaan muda, hingga komunitas hobi. Misalnya, di Surabaya terdapat komunitas literasi dan komunitas sepeda tua.
Dampak nyata: Dengan aktifnya komunitas-komunitas tersebut, banyak program-intervensi yang berjalan dari akar rumput, mulai dari kebersihan lingkungan, pendidikan anak, hingga pemberdayaan sosial.
Potensi pengembangan: Dengan munculnya data komunitas belajar yang sangat banyak dan KIM yang cukup besar, terdapat pintu terbuka untuk kolaborasi pemerintah-swasta-masyarakat.