SAMPANG, PustakaJC.co – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya sektor makanan, wajib mengantongi sertifikat halal paling lambat 18 Oktober 2026. Ketentuan ini merupakan amanat undang-undang yang harus dipatuhi seluruh pelaku usaha di Indonesia.
Hal itu ditegaskan Plt Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sampang, Zaiful Muqoddas, saat meninjau Bazar Takjil Ramadhan UMKM Halal di Alun?alun Trunojoyo, Jumat, (20/2/2026).
“Seluruh usaha UMKM, khususnya produk makanan, harus bersertifikat halal pada 18 Oktober 2026. Ini perintah undang-undang, sehingga semua produk wajib sudah mengantongi sertifikat halal,” ujar Zaiful.