Armada tersebut mendistribusikan berbagai produk energi strategis seperti Pertalite, Pertamax, Pertadex, B40, avtur, LPG, minyak mentah, hingga produk petrokimia guna memastikan kebutuhan sektor transportasi, penerbangan, industri, hingga rumah tangga tetap terpenuhi selama lonjakan konsumsi energi.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo, mengatakan bahwa transportasi laut memiliki peran penting dalam rantai pasok energi nasional, terutama bagi Indonesia yang merupakan negara kepulauan.
“Sebagai negara kepulauan, transportasi laut memegang peranan vital dalam rantai pasok energi nasional. Karena itu, kesiapan armada menjadi faktor kunci dalam menjaga stabilitas pasokan di seluruh wilayah Indonesia,” ujarnya.