Selain itu, Kodrat Jatim juga berharap dukungan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur untuk segera menerbitkan SK Puslatda bagi cabang Tarung Derajat. Dengan adanya pemusatan latihan daerah, program latihan atlet diharapkan bisa berjalan lebih terarah dan maksimal.
“Kita ingin kuota Puslatda untuk Tarung Derajat maksimal, karena harus tampil di semua kelas saat Pra PON 2027. Persaingan cukup ketat, tetapi dengan 5 sampai 6 emas peluang juara umum terbuka,” katanya.
Sementara itu, Ketua Harian Pengprov Kodrat Jatim, Erwin H. Poedjono, menegaskan pihaknya telah melakukan pembinaan atlet secara berjenjang sejak beberapa tahun terakhir.
Sepanjang 2025, Tarung Derajat Jawa Timur mengikuti tiga kejuaraan nasional, yakni Pekan Olahraga Mahasiswa di Solo, PON Beladiri II di Kudus, serta Kejuaraan Nasional Pelajar Piala Kemenpora di Bandung.