SURABAYA, PustakaJC.co – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Rabu, (11/3/2026). Penguatan mata uang Garuda terjadi di tengah penurunan harga minyak mentah dunia dalam beberapa hari terakhir.
Rupiah tercatat naik 12 poin atau 0,07 persen menjadi Rp16.851 per dolar AS, dibandingkan posisi penutupan sebelumnya yang berada di level Rp16.863 per dolar AS. Dilansir dari suarasurabaya.net, Kamis, (12/3/2026).
Analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan penurunan harga minyak mentah dunia menjadi salah satu faktor yang menopang penguatan rupiah.
“Rupiah diperkirakan akan berkonsolidasi dengan potensi menguat terbatas didukung oleh penurunan yang cukup besar pada harga minyak,” kata Lukman.