Selain mendorong ekspor, penyelenggaraan SIL Festival 2026 juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang promosi produk unggulan, tetapi juga mampu menyerap tenaga kerja lokal dari berbagai sektor.
“Total yang terkirimkan ekspor adalah 2,73 juta dolar AS. Ini menunjukkan bahwa industri Surabaya tidak diam, menggeliat terus, bergerak terus,” katanya.
Keterlibatan pelaku usaha, pekerja kreatif, hingga tenaga pendukung acara menunjukkan adanya perputaran ekonomi yang kuat selama festival berlangsung. Hal ini semakin menegaskan peran IKM sebagai salah satu pilar utama ekonomi daerah.