Sebanyak 10 finalis terpilih dari 99 peserta yang melalui proses kurasi ketat hingga tahap 35 besar, kemudian disaring menjadi 10 terbaik. Mereka berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur dengan membawa karya berbasis inovasi dan keberlanjutan.
Produk yang ditampilkan pun beragam, mulai dari sepatu kulit, aksesori dari limbah plastik, hingga dekorasi rumah berbahan serat alam. Sejumlah inovasi menarik juga hadir, seperti pemanfaatan serat nanas, kain daur ulang, hingga tenun ikat khas daerah yang dikemas dalam desain modern.
Tak hanya mengedepankan estetika, karya para finalis juga memiliki nilai sosial dengan memberdayakan pengrajin lokal, khususnya perempuan.
“Produk-produk ini luar biasa. Tidak hanya indah, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.