Career Day dan Mini Job Fair SMK Krian 1 Sediakan 680 Lowongan Kerja

komunitas | 19 Juni 2026 13:37

Career Day dan Mini Job Fair SMK Krian 1 Sediakan 680 Lowongan Kerja
(dok kominfojatim)

SIDOARJO, PustakaJC co – SMK Krian 1 menggelar Career Day dan Mini Job Fair 2026 bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur serta Forum Bursa Kerja Khusus (FBKK) Sidoarjo. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (18/6/2026) itu menjadi wadah mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha sekaligus menekan kesenjangan antara lulusan pendidikan dan kebutuhan industri.

Sebanyak 1.000 pencari kerja yang telah mendaftar secara daring mengikuti kegiatan tersebut. Sebanyak 20 perusahaan dan lima mitra strategis dari sektor manufaktur, ritel, logistik, otomotif, hingga fast moving consumer goods (FMCG) membuka 680 lowongan kerja untuk 139 jabatan.

Kepala Disnakertrans Jawa Timur, Sigit Priyanto, mengatakan penyelenggaraan Career Day merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan dunia industri dalam memperluas kesempatan kerja.

Menurutnya, berbagai program penempatan tenaga kerja yang dijalankan Pemprov Jawa Timur telah menunjukkan hasil positif. Berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Badan Pusat Statistik (BPS), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jawa Timur pada 2025 tercatat sebesar 3,88 persen atau turun 0,31 poin dibanding tahun sebelumnya.

“Tren positif ini berlanjut pada Februari 2026 dengan TPT Jawa Timur turun menjadi 3,55 persen dan tetap berada di bawah rata-rata nasional. Ini menunjukkan berbagai upaya pemerintah bersama dunia usaha dan pendidikan mulai membuahkan hasil,” ujarnya.

Atas capaian tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menerima penghargaan Terbaik I Kategori Penurunan Pengangguran dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 yang diserahkan Menteri Dalam Negeri.

Selain menyediakan ratusan lowongan kerja, Career Day 2026 juga memberi perhatian khusus kepada pencari kerja penyandang disabilitas. Sebanyak 190 lowongan kerja disediakan bagi penyandang disabilitas rungu, wicara, daksa ringan, dan netra parsial.

Lowongan tersebut tersedia di PT Insera Sena sebanyak 155 posisi, PT Sumber Alfaria Trijaya 25 posisi, dan PT Tiki Jalur Nugraha Eka Kurir (JNE) sebanyak 10 posisi.

Penyediaan lowongan kerja inklusif itu sejalan dengan Surat Edaran Gubernur Jawa Timur Nomor 560/14861/012/2025 tentang larangan diskriminasi dalam proses rekrutmen tenaga kerja serta larangan penahanan dokumen asli milik pekerja.

Sementara itu, Kepala SMK Krian 1, Dhini Mekarsari, menyampaikan apresiasi kepada Disnakertrans Jawa Timur atas kepercayaan menjadikan sekolahnya sebagai tuan rumah penyelenggaraan Career Day dan Mini Job Fair 2026.

“Kami berharap kolaborasi ini terus berkembang sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi alumni SMK Krian 1 maupun lulusan sekolah lainnya agar dapat langsung terserap di dunia kerja,” katanya.

Dhini menjelaskan, kegiatan job fair telah menjadi agenda rutin tahunan sekolah sebagai bentuk tanggung jawab dalam mendampingi lulusan memasuki dunia kerja. Dengan jumlah lulusan sekitar 900 siswa setiap tahun, sekolah juga terus memantau perkembangan karier alumni hingga tiga tahun setelah lulus.

Ia menambahkan bahwa dunia industri saat ini tidak hanya membutuhkan kemampuan akademik dan keterampilan teknis, tetapi juga karakter yang baik.

“Dunia industri saat ini tidak hanya menilai kemampuan akademik dan keterampilan teknis, tetapi yang paling utama adalah karakter. Karakter yang baik merupakan modal penting untuk sukses di dunia kerja,” tegasnya.

Selain rekrutmen langsung, Career Day dan Mini Job Fair 2026 menghadirkan layanan bimbingan jabatan, konseling karier, serta tiga sesi talkshow. Materi yang diberikan meliputi peluang kerja ke luar negeri bersama BP3MI Jawa Timur, strategi menghadapi dunia industri oleh praktisi HRD, hingga pembekalan kesiapan mental bagi pencari kerja.

Sebagai tindak lanjut, Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnakertrans Jatim, Purwanti Utami, meminta seluruh perusahaan peserta menyampaikan laporan penempatan tenaga kerja paling lambat satu bulan setelah kegiatan berlangsung sebagai bagian dari evaluasi efektivitas pelaksanaan job fair. (nov)