SURABAYA, PustakaJC.co – Digitalisasi pengelolaan keuangan semakin menjadi kebutuhan bagi pelaku usaha di tengah tuntutan efisiensi dan kecepatan pengambilan keputusan. Penggunaan aplikasi keuangan yang terintegrasi dengan sistem operasional dinilai mampu membantu bisnis mengelola arus kas, menyusun laporan keuangan, hingga memantau kinerja usaha secara lebih akurat.
Pengelolaan keuangan secara manual masih menjadi tantangan bagi banyak pelaku usaha. Selain rentan terhadap kesalahan pencatatan, proses administrasi yang dilakukan secara manual juga membutuhkan waktu lebih lama dan menyulitkan pemantauan kondisi keuangan secara real-time. Dilansir dari suarasursurabaya.net, Kamis, (9/7/2026).
Kondisi tersebut mendorong semakin banyak perusahaan beralih ke sistem digital untuk mendukung aktivitas operasional. Namun, penggunaan aplikasi keuangan saja dinilai belum cukup apabila tidak terhubung dengan sistem operasional lainnya, seperti point of sales (POS) atau sistem penjualan.