Pada aspek ketersediaan pasokan, TPID bersama pemerintah daerah terus melakukan langkah antisipatif untuk menjamin kecukupan kebutuhan masyarakat. Salah satunya melalui pola build up stockbahan bakar minyak (BBM) oleh PT Pertamina Patra Niaga guna mengantisipasi lonjakan konsumsi energi selama periode mudik dan libur Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
Selain sektor energi, pemerintah bersama para pemangku kepentingan juga memastikan pasokan berbagai komoditas pangan strategis tetap tersedia sehingga kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Jawa Timur dapat terpenuhi tanpa kendala berarti.
Di bidang distribusi, pemerintah memanfaatkan truk hibah untuk mendukung penyaluran komoditas dalam pelaksanaan pasar murah di sejumlah daerah. Langkah tersebut dilakukan agar distribusi bahan pokok semakin cepat dan harga tetap stabil di tingkat konsumen.
Program Mudik Gratis melalui jalur darat maupun laut juga dinilai memberikan dampak positif terhadap kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas yang berpotensi menghambat distribusi logistik.
“Kelancaran distribusi merupakan faktor penting dalam menjaga stabilitas harga. Oleh karena itu, koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar arus barang dan mobilitas masyarakat tetap berjalan dengan baik,” kata Rifki.