Ia menambahkan, berdasarkan perhitungan hisab, posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia masih negatif saat magrib. Bahkan, ijtima’ atau konjungsi—yang menjadi salah satu penanda awal bulan Hijriah—baru terjadi setelah matahari terbenam.
“Matahari terakhir terlihat, namun hilal tidak terdeteksi. Dengan demikian, hilal diputuskan tidak terlihat di Condrodipo,” tegasnya.