Sementara itu, Kepala Administrator KEK Gresik, Ibnu Sina, mengapresiasi kolaborasi lintas instansi yang dinilai menjadi kunci kepastian layanan bagi pelaku usaha.
Ia menjelaskan, PT Xinyi Solar Indonesia masuk dalam Klaster Industri Manufaktur dan Energi Terbarukan, salah satu dari lima klaster yang dikembangkan di KEK Gresik. Kehadirannya melengkapi klaster lain, termasuk sektor hilirisasi mineral yang sebelumnya diisi oleh PT Freeport Indonesia.
“Ekspor perdana solar glass ini mempertegas posisi KEK Gresik sebagai pusat investasi baru yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan pemerataan pembangunan industri di daerah,”tegas Ibnu.