Menurutnya, kegiatan Malam Selawe tahun ini akan menghadirkan sekitar 50 hingga 60 stan UMKM yang menjajakan berbagai makanan khas Gresik tempo dulu. Kehadiran para pelaku usaha tersebut diharapkan dapat menghidupkan kembali kuliner tradisional sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat.
“Kami ingin mengedukasi masyarakat agar memberikan makanan yang bergizi dan sehat. Harapannya anak-anak kita di masa depan bisa tumbuh sehat dan terhindar dari berbagai penyakit,” jelasnya.
Selain itu, pihak kecamatan juga mendorong setiap desa mengembangkan produk unggulan melalui program satu desa satu produk. Program ini diharapkan dapat memperkuat identitas ekonomi lokal sekaligus menjadi daya tarik wisata.
“Ketika ada wisatawan datang, desa tersebut bisa memperkenalkan produk UMKM yang menjadi kekhasan wilayahnya,” tambahnya.