Program konservasi mangrove PT Smelting telah dimulai sejak 2014 di kawasan Ujung Pangkah, tepatnya Desa Pangkah Kulon, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik.
Pada 2026, perusahaan mulai mereplikasi program konservasi tersebut di wilayah Randuboto dengan komitmen penanaman sebanyak 30.000 pohon mangrove selama tiga tahun.
Hingga 2026, total mangrove yang telah ditanam PT Smelting mencapai 87.800 pohon. Jumlah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung keberlanjutan ekosistem pesisir di Kabupaten Gresik.
Program konservasi tersebut juga dilengkapi dengan pengembangan ekowisata melalui bantuan kapal dan pembangunan jalur tracking. Di bidang pendidikan lingkungan, perusahaan mendukung keberadaan greenhouse dan sekolah mangrove.
Sementara itu, pemberdayaan ekonomi masyarakat dilakukan melalui pengembangan UMKM, termasuk pengembangan kafe apung yang diharapkan dapat menjadi salah satu penggerak aktivitas ekonomi di kawasan pesisir.
Berbagai program tersebut diarahkan untuk menciptakan manfaat yang lebih luas. Selain menjaga fungsi ekologis mangrove sebagai pelindung kawasan pesisir, keberadaannya juga diharapkan membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.