Ia menjelaskan, tren penjualan diperkirakan terus meningkat seiring dibukanya pemesanan tiket sejak 25 Januari 2026 untuk keberangkatan hingga H-45 Lebaran.
Sementara itu, tanggal dengan penjualan tertinggi sementara tercatat pada 18 Maret 2026 (H-3) dengan total 17.545 tiket terjual. Untuk arus balik, tingkat keterisian kursi pada periode H+1 hingga H+10 juga menunjukkan peningkatan dan diproyeksikan mencapai puncak menjelang akhir masa libur Lebaran.
Adapun rute favorit pelanggan dari wilayah Daop 8 Surabaya meliputi tujuan Yogyakarta, Semarang, Ketapang, Bandung dan Jakarta.
Sebagai langkah antisipasi lonjakan penumpang, KAI Daop 8 melakukan pemantauan okupansi secara berkala serta memastikan kesiapan sarana dan prasarana, termasuk pemeriksaan rangkaian, kesiapan awak, peningkatan kebersihan, hingga penguatan pengamanan selama masa Angkutan Lebaran.
“Kami mengimbau masyarakat agar segera merencanakan perjalanan dan melakukan pemesanan lebih awal untuk mendapatkan jadwal serta kelas layanan sesuai kebutuhan,” kata Mahendro. (ivan)