Untuk mendukung layanan kesehatan, lebih dari 20 tenaga medis disiagakan setiap hari di Asrama Haji Surabaya. Mereka terdiri dari dokter, perawat, tenaga farmasi, hingga petugas administrasi yang bekerja secara bergiliran. Selain itu, fasilitas ambulans serta dukungan rumah sakit di Jawa Timur juga telah disiapkan.
Rosidi menambahkan, angka risti yang berada di bawah 30 persen masih tergolong aman dan dapat dikendalikan, mengingat setiap daerah telah memastikan jemaah yang diberangkatkan dalam kondisi sehat secara fisik maupun mental.