"Sehingga kalau kita melihat, saluran Menanggal itu kering, tapi saluran di Gayungsari masih ada airnya," tuturnya.
Ia menegaskan bahwa aliran air seharusnya mengarah ke Dukuh Menanggal, kemudian dipompa menuju Kali Perbatasan Surabaya-Sidoarjo. Oleh karena itu, penyamaan elevasi menjadi kunci utama.
"Padahal airnya itu seharusnya dibuang ke saluran Menanggal, yang ditarik di Rumah Pompa Menanggal, dibuang di Kali Perbatasan. Maka semua elevasi kita samakan," tegasnya.