Keberhasilan program ini dinilai penting bagi masa depan pesisir Surabaya, khususnya kawasan mangrove di Gunung Anyar dan Wonorejo yang selama ini menjadi benteng alami penahan abrasi sekaligus penyerap emisi karbon di wilayah perkotaan.
Selain menjaga ekosistem, BRIDA juga mulai menyiapkan inovasi ekonomi turunan berbasis hasil perikanan pesisir. Sejumlah perguruan tinggi di Surabaya diajak berkolaborasi menciptakan menu khas pesisir guna memperkuat identitas kuliner lokal.
Melalui pendekatan riset, konservasi, dan pemberdayaan ekonomi yang berjalan bersamaan, Surabaya kini mencoba membangun masa depan pesisir yang tetap hijau tanpa mematikan sektor tambak masyarakat. (ivan)