Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Surabaya, Trio Wahyu Bowo, mengatakan bahwa program tersebut merupakan bagian dari transformasi digital layanan publik yang terus dikembangkan oleh Pemerintah Kota Surabaya.
Menurut Trio, program bertajuk Ayo Nggawae QRIS itu diharapkan dapat menjadi sarana edukasi sekaligus stimulus bagi masyarakat untuk semakin aktif memanfaatkan pembayaran digital dalam aktivitas sehari-hari.
“Kami ingin masyarakat merasakan pengalaman layanan publik yang lebih mudah, efisien, dan kekinian. Harapannya, penggunaan QRIS semakin meluas dalam aktivitas sehari-hari warga Surabaya,” tambahnya.
Melalui promo tersebut, Pemkot Surabaya berharap perayaan HJKS ke-733 tidak hanya menjadi momentum peringatan hari jadi kota, tetapi juga mendorong percepatan digitalisasi transaksi di berbagai sektor layanan publik. (frchn)