SURABAYA, PustakaJC.co – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Surabaya mengajak masyarakat menjadikan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram sebagai momentum untuk melakukan introspeksi diri sekaligus memperkuat moral dan etika di tengah perkembangan era digital yang semakin pesat.
Ketua FKUB Surabaya, Muhammad Yazid, mengatakan pergantian tahun Hijriah tidak seharusnya hanya diperingati sebagai kegiatan seremonial tahunan. Menurutnya, semangat hijrah yang menjadi bagian penting dalam sejarah Islam perlu diwujudkan melalui perubahan sikap dan perilaku ke arah yang lebih baik.
“Momentum Muharram ini adalah momentum yang luar biasa dalam keberlangsungan sejarah perkembangan Islam. Kita berharap dengan tahun baru Hijriah ini ada upaya untuk perubahan ke arah yang lebih baik,” ujarnya, Selasa (16/6/2026).
Yazid menilai tantangan kehidupan modern menuntut masyarakat untuk tidak hanya meningkatkan kesalehan spiritual, tetapi juga memperkuat kesalehan sosial dan moral. Hal tersebut dinilai semakin penting di tengah derasnya arus informasi yang beredar melalui berbagai platform digital.
Menurutnya, kemampuan menyikapi informasi secara bijak menjadi salah satu bentuk penerapan nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat diharapkan tidak mudah percaya atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
“Kesantunan dan kesalehan moral itu penting. Bagaimana kita menyerap informasi, merespons informasi, hingga membangun hubungan sosial, semuanya harus dilandasi moral yang baik,” katanya.
Ia juga menyoroti kebiasaan sebagian generasi muda yang cenderung menerima dan membagikan informasi secara spontan tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu. Kondisi tersebut berpotensi memicu kesalahpahaman hingga penyebaran informasi yang tidak akurat.
Karena itu, Yazid mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam sebagai sarana refleksi untuk memperbaiki cara berpikir, bersikap, serta berinteraksi baik di ruang publik maupun ruang digital.
Menurutnya, semangat hijrah dapat diwujudkan dengan meningkatkan kualitas diri, menjaga etika dalam bermedia sosial, memperkuat toleransi, serta membangun kehidupan sosial yang lebih harmonis dan beradab.
Melalui momentum 1 Muharram, FKUB Surabaya berharap masyarakat, khususnya generasi muda, mampu menghadapi perkembangan teknologi informasi dengan tetap berpegang pada nilai-nilai moral dan kebijaksanaan dalam bermedia digital. (nov)