Waspada Campak, Kemenkes Siagakan Tenaga Kesehatan di Seluruh Indonesia

gaya hidup | 30 Maret 2026 06:21

 

Data Kemenkes hingga minggu ke-11 tahun 2026 mencatat sebanyak 58 KLB campak di 39 kabupaten/kota yang tersebar di 14 provinsi. Pada awal tahun, jumlah kasus sempat mencapai 2.740, sebelum akhirnya menurun menjadi 177 kasus dalam beberapa pekan terakhir.

 

Sebagai langkah pengendalian, pemerintah menggencarkan program imunisasi seperti outbreak response immunization (ORI) dan catch-up campaign (CUC) vaksin Campak/MR di 102 kabupaten/kota. Program ini menyasar anak usia 9 hingga 59 bulan sebagai kelompok paling rentan.

 

Meski tren kasus mulai menurun, Kemenkes menegaskan kewaspadaan tidak boleh kendur. Melalui surat edaran tersebut, seluruh rumah sakit diminta memperketat protokol pencegahan, mulai dari skrining dan triase dini, penyediaan ruang isolasi, hingga memastikan ketersediaan alat pelindung diri (APD).

 

“Kami mengimbau seluruh tenaga kesehatan untuk tetap disiplin menjalankan protokol pencegahan dan segera melaporkan jika menemukan kasus suspek. Respons cepat sangat penting untuk mencegah penularan yang lebih luas,” kata Andi.

 

 

 

Selain itu, setiap kasus suspek campak wajib dilaporkan maksimal dalam waktu 24 jam melalui sistem surveilans yang telah ditetapkan. (ivan)