NEWS

07 Oktober 2020 16:03:40

Perkuat Sinergitas dengan Stake Holder, Penangan Covid 19 di Jatim Kian Meningkat dan Efektif

SURABAYA, PustakaJC.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) terus melakukan berbagai upaya untuk menekan penyebaran covid-19. Hal ini dilakukan seiring dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk mengendalikan kasus Covid-19 di sembilan provinsi prioritas, di mana salah satunya adalah Jawa Timur.

 

Upaya tersebut di antaranya, testing dan isolasi yang makin massif, operasi yustisi, serta adanya sosialisasi dan penguatan protokol kesehatan di masyarakat dengan melibatkan peran serta masyarakat dan seluruh stake holder (TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan Pemerintah Pusat).

 

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, berkeinginan ada penguatan sinergitas dengan semua pihak, supaya proses penanganan Covid-19 di Jawa Timur lebih meningkat dan efektif.

 

“Alhamdulillah, operasi yustisi yang diikuti dengan testing PCR yang terus naik dan isolasi yang lebih agresif dengan jemput bola ini cukup efektif untuk menekan kasus baru Covid-19 di Jawa Timur,” ungkap Gubernur Jatim Khofifah, Rabu, (30/9/2020).

 

Dia menegaskan, ketika jumlah testing sampel PCR di Jatim terus naik hingga menjadi tertinggi kedua di Indonesia setelah DKI Jakarta, kasus positif Covid-19 yang ditemukan justru menurun.

 

“Positivity rate kita juga terus konsisten menurun,” ungkap Khofifah.

 

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini tak lupa mengucapkan terimakasih kepada tim dari Polda Jatim dan Kodam V Brawijaya yang telah mengajak masyarakat makin patuh untuk bermasker melalui operasi yustisi.

 

Selain itu, juga kepada tenaga medis yang terus menerus menyumbangkan kesembuhan yang tinggi di Jawa Timur.

 

“Hasilnya, per hari ini dapat dilihat bahwa kasus aktif Covid-19 yang masih dirawat di Jatim menjadi yang terendah dibandingkan provinsi besar lain di Pulau Jawa,” lanjutnya.

 

Bagikan :

facebook twitter whatsapp
BERITA TERKAIT