“Kami sangat menghormati kehadiran Presiden Prabowo. Ini adalah simbol kuat dari kemitraan strategis antara Prancis dan Indonesia, yang kami harapkan akan terus tumbuh di berbagai bidang: pertahanan, pendidikan, energi, dan perubahan iklim,” ujar Presiden Emmanuel Macron dalam pidato sambutannya.
Bastille Day sendiri telah menjadi arena diplomatik bergengsi sejak resmi diperingati pada 1880. Parade ini tidak hanya mengenang Revolusi Prancis, tetapi juga memberi ruang bagi negara sahabat untuk menunjukkan hubungan bilateral yang kuat. Sebelum Prabowo, tokoh-tokoh dunia seperti Nelson Mandela (1996), Lula da Silva (2005), Donald Trump (2017), Lee Hsien Loong (2018), dan Narendra Modi (2023) juga pernah mendapat kehormatan serupa.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyebut undangan ini sebagai “pengakuan dunia atas posisi strategis Indonesia, serta momentum penting untuk memperkuat kerja sama Indo-Pasifik yang damai dan inklusif.”