Menurut Arjun, kurangnya informasi kepada wisatawan luar kota menjadi salah satu penyebab.
“Banyak tamu dari luar Surabaya yang batal datang karena tidak tahu ada penataan parkir. Jadi kami mulai aktif edukasi lewat media sosial,” tutur Arjun.
Strategi adaptif pun dilakukan, salah satunya dengan menambah jam operasional.
“Kami buka lebih pagi di hari kerja dan tutup lebih malam di akhir pekan. Tenant lain juga mulai mengikuti,” jelasnya.