Program ini ditargetkan menjangkau 190 titik lokasi di seluruh Indonesia, dengan kapasitas lebih dari 15.000 siswa, dan melibatkan lebih dari 2.000 guru serta 4.000 tenaga kependidikan lainnya seperti wali asrama dan wali asuh.
Dalam waktu dekat, 37 titik tambahan akan dibuka pada pekan ini atau pekan depan, dan 59 titik lainnya menyusul pada September 2025.
“Alhamdulillah, berkat kolaborasi dengan menteri-menteri yang ditunjuk Presiden, sekolah rakyat bisa dimulai tahun ini,” kata Mensos.