Khofifah menekankan bahwa beras SPHP sangat dibutuhkan masyarakat, terutama karena jenis medium ini lebih diminati dibandingkan beras premium. “Masyarakat lebih banyak membeli yang medium. Artinya, SPHP memang kebutuhan yang sangat tinggi,” ujarnya.
Untuk itu, Khofifah meminta Perum Bulog dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) terus berkoordinasi menyempurnakan sistem distribusi agar lebih menjangkau pedagang kecil.
“Kita berharap Bulog bersama Bapanas bisa terus mendiskusikan dengan lebih lancar lagi, lebih merata lagi, lebih menjangkau lagi,” tegasnya.
Ia juga menyoroti peran kepala pasar sebagai penghubung penting dalam membantu redistribusi.
“Kepala pasar menjadi penting untuk membantu mendistribusikan supaya ketersediaannya itu bisa lebih menjangkau,” pungkasnya.
Dengan langkah perbaikan distribusi SPHP, diharapkan stabilitas pasokan beras di Jawa Timur semakin terjaga sehingga masyarakat tetap mendapatkan akses pangan pokok dengan harga terjangkau. (ivan)