Untuk mempercepat penyaluran, Pemprov Jatim menginstruksikan kepala daerah berkoordinasi dengan Bulog dan Badan Pangan Nasional (Bapanas). Mekanisme penyaluran kini wajib melalui aplikasi Klik SPHP agar distribusi lebih transparan dan terhindar dari penyalahgunaan.
“Bagi penjual atau distributor yang ingin mendapatkan pasokan beras SPHP wajib terdaftar dan tersertifikasi terlebih dahulu lewat aplikasi Klik SPHP. Itu agar tidak terjadi penyelewengan atau oplosan,” tegas Khofifah.
Gubernur menambahkan, kebutuhan beras medium jauh lebih tinggi dibanding beras premium. Antusiasme masyarakat terbukti besar ketika beras SPHP hadir di pasar dengan harga terjangkau.
“Beras SPHP peminatnya sangat besar. Kita harap kemampuan masyarakat untuk bisa menjangkau harga beras bisa terpenuhi dalam waktu yang sesingkat-singkatnya,” ucapnya.