Rektor Untag Surabaya Ajak Wisudawan Jadi Patriot Intelektual dan Jaga Persatuan di Tengah Kerusuhan

pemerintahan | 01 September 2025 06:04

Mahasiswa juga mendapat penghargaan untuk karya inovatif, antara lain: Yulia Rahmawati dari Prodi Teknik Industri menciptakan model sistem dinamis untuk ketahanan pangan berkelanjutan, Wahyu Enggar Jati dari Prodi Teknik Informatika membuat sistem pendingin dan penerangan untuk produktivitas peternakan ayam petelur, dan Iqbal Gilang Prastio dari Prodi Teknologi Listrik menciptakan training kit PLC pengisian tangki otomatis.

 

Suasana wisuda juga diwarnai momen haru. Salah satu wisudawan, Firman Febriansyah dari Prodi Teknik Elektro, dinyatakan lulus secara in absentia karena meninggal dunia sebelum prosesi wisuda. Rektor beserta jajaran pimpinan universitas memberikan penghormatan khusus atas perjuangan dan dedikasi almarhum.

 

 

Wisuda ini menjadi pengingat bahwa di tengah kegembiraan akademik, tanggung jawab besar menanti para sarjana: menjaga persatuan bangsa dan menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat serta bangsa Indonesia. (ivan)