Sejak 2019, LPPD Jatim telah menyalurkan beasiswa kepada 6.876 santri dan mahasiswa. Tahun ini, 1.193 penerima baru mendapat beasiswa untuk jenjang S1, S2, S3, hingga studi di Universitas Al-Azhar, Mesir.
Program beasiswa ini, menurut Khofifah, bukan hanya bantuan biaya pendidikan, tetapi juga investasi jangka panjang bagi pembangunan SDM Jawa Timur. Banyak alumninya kini berkiprah sebagai akademisi, peneliti, pimpinan pesantren, hingga penggerak sosial di daerah masing-masing.
Khofifah juga menekankan pentingnya akselerasi peningkatan kualitas SDM sebagai kunci menuju Indonesia Emas 2045. Ia optimistis kerja sama dengan perguruan tinggi dunia, seperti King’s College London yang telah membuka program magister di KEK Singhasari Malang, akan memperkuat posisi Jawa Timur di level global.
“Insya Allah, proses akseleratif membangun Jawa Timur dengan SDM yang lebih berkualitas bisa terwujud,” tegas Gubernur Jatim itu. (ivan)