Ia juga menilai Jawa Timur sebagai miniatur kebinekaan Indonesia.
“Suku, agama, dan ras di Jawa Timur lengkap. Karena itu mari kita jaga ke-Indonesiaan kita,” imbau politisi asal Madura ini.
Mahfud menyoroti degradasi etika ruang publik di era digital. Ia menyesalkan budaya caci maki di media sosial yang disebutnya “sudah nir-akhlak.” Ia juga mengingatkan bahwa kemajuan bangsa adalah hasil estafet dari setiap pemerintahan, mulai Soekarno hingga Jokowi.