Menurut data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Malang, hingga Juni 2025 tercatat populasi sapi perah mencapai 85.820 ekor, sementara total populasi sapi sepanjang 2024 sebanyak 86.223 ekor. Dari sisi produksi, hingga pertengahan 2025, susu sapi perah yang dihasilkan mencapai 76.568 ton, dan total produksi 2024 tercatat 149.910 ton.
“Potensi ini menjadikan sektor peternakan sapi perah memiliki skala ekonomi besar dan menjadi sumber penghidupan bagi lebih dari 12 ribu peternak yang tergabung dalam KUD maupun kelompok ternak rakyat,” tambah Sanusi.
Melalui digitalisasi ekosistem industri sapi perah, pemerintah daerah menargetkan peningkatan akses perbankan, pembiayaan, asuransi ternak, serta transaksi digital bagi peternak. Sistem rantai pasok juga akan diintegrasikan agar lebih efisien dan transparan dari peternak hingga industri pengolahan susu.