Diskusi membahas berbagai isu strategis, mulai dari perumusan bahan posisi dalam perjanjian investasi internasional, kontribusi jaminan sosial ketenagakerjaan, peluang investasi energi baru terbarukan (EBT), hingga dinamika ekonomi global yang memengaruhi arah kebijakan investasi Indonesia.
Salah satu sorotan penting datang dari sektor ketenagakerjaan.
Deputi Kepesertaan Program Khusus dan Keagenan BPJS Ketenagakerjaan, Faizal Rachman, menekankan pentingnya jaminan sosial sebagai pilar investasi berkelanjutan.
“Investasi yang berkelanjutan harus dibangun di atas fondasi perlindungan sosial yang kuat. Jaminan sosial bukan hanya pelindung bagi pekerja, tetapi juga instrumen mitigasi risiko dan jaminan keberlangsungan investasi,” tegas Faizal.