Khofifah juga menyoroti pentingnya integrasi layanan berbasis teknologi. Menurutnya, Pemprov terus memperkuat penggunaan aplikasi Samsat Digital Nasional (SIGNAL) serta e-Channel Samsat Jatim untuk mempercepat layanan dan meminimalisir antrean.
Ia meminta Bapenda Jatim sebagai motor TP2DD menjaga prestasi percepatan digitalisasi.
“TP2DD Jatim itu yang terbaik. Tolong dijaga. Selain layanan digital, layanan tatap muka juga harus cepat merespons keluhan masyarakat, baik melalui email, WA, maupun kanal komunikasi lainnya,” tegasnya.