Dishub Jatim Petakan Titik Rawan dan Siapkan Ribuan Personel Hadapi Lonjakan Nataru 2025–2026

pemerintahan | 25 Desember 2025 09:20

 

Dishub Jatim menurunkan hampir 6.000 personel gabungan dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota yang ditempatkan di posko, terminal, bandara, pelabuhan, dan kawasan wisata. Pengamanan dilakukan selama 18 hari masa angkutan Nataru.

 

Dari sisi moda transportasi, Dishub menyiapkan sekitar 6.300 unit bus, hampir 100 trainset kereta api, 241 trip penyeberangan, 55 kapal laut, serta sekitar 200 pesawat di tujuh bandara di Jawa Timur. Pengguna angkutan umum diperkirakan meningkat hingga 17 persen, dengan penumpang bus mencapai 3,3–3,6 juta orang, dan kereta api lebih dari 3,2 juta penumpang.

 

Selain kesiapan armada, Dishub Jatim juga memetakan 12 titik rawan kemacetan, terutama di kawasan wisata seperti Prigen, Pandaan, Kota Batu, Malang, Mojokerto, hingga jalur menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi. Rekayasa lalu lintas akan dilakukan bersama kepolisian, termasuk pemasangan rambu portabel, water barrier, dan penambahan petugas lapangan.

 

“Penanganan dilakukan kolaboratif dengan stakeholder. Rekayasa lalu lintas disiapkan agar kepadatan tidak menumpuk,” kata Nyono.