Ia mengungkapkan, sejak awal Nyai Solichah Wahid telah menanamkan visi kuat tentang pentingnya ketahanan keluarga serta layanan kesehatan ibu dan anak. Bahkan, pada Kongres Muslimat NU tahun 1953, seluruh cabang didorong mendirikan Klinik Ibu dan Anak (BKIA).
“BKIA kemudian berkembang menjadi RSIA dan akhirnya menjadi RSI seperti sekarang. Ini menunjukkan kesinambungan perjuangan Muslimat NU,” jelas Khofifah.
Khofifah juga mengenang amanat Nyai Solichah Wahid terkait pentingnya membangun keluarga sejahtera dan maslahah melalui implementasi kebijakan kependudukan dan keluarga.
Menurutnya, konsep keluarga maslahah yang menekankan nilai co-parenting dan musyawarah dalam keluarga menjadi fondasi penting dalam menciptakan relasi suami-istri yang saling menguatkan.