Peluang ekspor sarang burung walet asal Jawa Timur ke pasar Tiongkok turut dibahas. Komoditas bernilai ekonomi tinggi ini dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha lokal dan UMKM, asalkan didukung regulasi yang jelas serta kerja sama perdagangan yang berkelanjutan.
Gubernur Khofifah menegaskan komitmen Pemprov Jatim untuk terus membuka ruang kolaborasi internasional yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas SDM, daya saing industri daerah, serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Langkah tersebut mendapat apresiasi dari Anggota DPD RI Lia Istifhama. Menurut perempuan yang akrab disapa Ning Lia, kerja sama lintas negara harus memberikan manfaat konkret bagi masyarakat Jawa Timur, khususnya generasi muda dan pelaku usaha lokal.
“Penguatan kerja sama dengan Tiongkok adalah investasi jangka panjang, bukan hanya ekonomi, tetapi juga investasi SDM. Program beasiswa, peningkatan kompetensi guru SMK, hingga akses ekspor seperti sarang walet adalah langkah nyata yang menyentuh kesejahteraan rakyat,” ujarnya.