Ia menegaskan bahwa perlindungan sosial tidak cukup hanya dengan bantuan langsung, tetapi harus diiringi pemberdayaan masyarakat agar mampu mandiri secara ekonomi.
“Kami sangat berharap bantuan ini tepat sasaran dan tepat manfaat, sehingga benar-benar membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dan meningkatkan kesejahteraan,” tegasnya.
Dari total Rp5.008.400.000 bansos yang disalurkan, porsi terbesar berasal dari Program Keluarga Harapan (PKH) Plus senilai Rp2.766.000.000 yang diberikan kepada 1.383 keluarga penerima manfaat.
Selain itu, bantuan juga disalurkan kepada berbagai kelompok rentan, antara lain:
• Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) sebesar Rp349.200.000 untuk 97 penerima
• KIP Program Penanganan Kemiskinan dan Stunting (KIP PPKS) Jawara Rp36.000.000 untuk 12 penerima
• Bantuan permakaman lansia melalui LKS sebesar Rp45.750.000 untuk 10 penerima