Pendaftaran mudik gratis dilakukan melalui dua mekanisme, yakni online dan offline. Pendaftaran online yang dibuka pada 2–5 Maret 2026 langsung diserbu masyarakat dan kuotanya habis hanya dalam waktu sekitar 10 menit.
“Kuota online sekitar 40 persen dari total kapasitas 100 bus, atau sekitar 1.600 penumpang. Baru dibuka 10 menit sudah habis,” kata Nyono.
Sementara pendaftaran offline mulai dibuka pada 8 Maret 2026 di Kantor Dishub Jatim untuk masyarakat yang tidak sempat atau tidak memahami pendaftaran secara daring.
Selain fasilitas bus, Pemprov Jatim juga menyediakan pengangkutan sepeda motor menggunakan truk agar pemudik tidak perlu berkendara jauh.
“Kapasitas pengangkutan sepeda motor sekitar 200 unit. Nanti motornya diangkut dengan truk menuju daerah tujuan, sedangkan penumpangnya berangkat menggunakan bus,” jelasnya.