Untuk mendukung kelancaran arus mudik, BBPJN juga menyiapkan 27 posko di Jawa Timur dan delapan posko di Bali yang mulai beroperasi penuh sejak Selasa (10/3).
Di setiap posko tersebut akan disiagakan peralatan Disaster Relief Unit (DRU) guna mengantisipasi potensi bencana seperti longsor maupun banjir di jalur nasional.
Selain itu, BBPJN juga membentuk posko gabungan di sejumlah titik rawan banjir bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, BBWS Brantas, serta BBWS Penida di Bali.