Ia menyebut, pemerintah menargetkan pembentukan hingga 80 ribu koperasi yang dilengkapi fasilitas pendukung seperti gudang dan cold storage. Hingga saat ini, sekitar 30 ribu koperasi telah terbentuk sebagai bukti nyata bahwa program tersebut terus berjalan.
Menurut Prabowo, salah satu persoalan utama yang dihadapi petani adalah keterbatasan akses pembiayaan selama masa tanam hingga panen yang bisa mencapai 120 hari. Kondisi tersebut kerap memaksa mereka meminjam uang kepada rentenir.
Ia menilai praktik tersebut sebagai bentuk ketimpangan yang harus segera diatasi. Oleh karena itu, kehadiran Koperasi Merah Putih diharapkan dapat menjadi solusi dengan menyediakan akses kredit yang lebih terjangkau.