Ia menegaskan, pengembangan e-sports harus dimulai dari akar rumput di berbagai daerah. Tujuannya, melahirkan talenta yang mampu bersaing di level nasional hingga global.
Indonesia sendiri dinilai memiliki potensi besar. Jumlah pemain gim yang tinggi harus diarahkan tidak hanya sebagai user, tetapi juga kreator konten dan pengembang aset digital.
“Event di daerah seperti Surabaya ini strategis untuk menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memperkuat komunitas,” tambahnya.