Andalkan DLH Jatim, Emil Dardak Optimistis Sungai di Jatim Bisa Bersih dari Sampah

pemerintahan | 17 April 2026 11:34

 

Menurut Emil, kolaborasi dengan Sungai Watch akan dikombinasikan dengan berbagai inisiatif inovatif, termasuk pengolahan limbah plastik menjadi produk bernilai guna dan memiliki nilai artistik.

 

Namun demikian, ia menegaskan bahwa tantangan terbesar dalam pengelolaan sungai bukan semata persoalan teknis, melainkan perilaku masyarakat. Ia menyoroti masih banyak warga di wilayah hulu yang belum menyadari dampak sampah yang dibuang, sementara masyarakat di hilir harus menanggung akibatnya.

 

Sebagai langkah konkret, Pemprov Jatim bersama Sungai Watch akan mengadopsi pemasangan trash barriers atau alat penangkap sampah di aliran sungai. Teknologi ini sebelumnya telah diterapkan di Bali dan terbukti mampu menahan laju sampah sebelum mencemari wilayah yang lebih luas.

 

Melalui inovasi tersebut, diharapkan dapat terpetakan titik-titik dengan tingkat pencemaran tertinggi sekaligus menjadi dasar penguatan penegakan hukum.

 

“Dasar hukumnya sebenarnya sudah ada. Tinggal kita perkuat, misalnya melalui Peraturan Daerah, agar memungkinkan adanya tindakan tegas bagi pelanggar,” tegas Emil.