Berdasarkan lapangan usaha, pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor jasa lainnya yang tumbuh 13,44 persen. Peningkatan tersebut dipicu tingginya aktivitas rekreasi dan pariwisata sepanjang Januari hingga Maret 2026.
Selain itu, sektor akomodasi dan makan minum turut mengalami pertumbuhan signifikan, salah satunya didorong pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dari sisi pengeluaran, konsumsi pemerintah menjadi komponen dengan pertumbuhan tertinggi sebesar 20,33 persen. Hal itu dipengaruhi meningkatnya realisasi belanja pegawai melalui pembayaran THR ASN Tahun 2026 serta peningkatan belanja barang dan jasa kepada masyarakat, termasuk lewat program MBG.
Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, Pemprov Jatim terus memperkuat strategi pengendalian inflasi dan menjaga daya beli masyarakat melalui pasar murah hingga stabilisasi pasokan pangan.