Jatim Resmikan Instalasi Karantina Terpadu Pertama di RI, Proses Ekspor-Impor Kini Lebih Cepat

pemerintahan | 11 Mei 2026 07:35

Jatim Resmikan Instalasi Karantina Terpadu Pertama di RI, Proses Ekspor-Impor Kini Lebih Cepat
Gubernur Khofifah saat meresmikan pusat karantina di Puspo Agro Sidoarjo. (dok jatimpos)

SIDOARJO, PustakaJC.co - Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi memiliki Instalasi Karantina Terpadu pertama di Indonesia yang berlokasi di Jemundo Puspa Agro, Sidoarjo. Fasilitas ini digadang-gadang mampu memangkas proses ekspor dan impor karena seluruh layanan karantina hewan, ikan, dan tumbuhan dipusatkan dalam satu kawasan terintegrasi.

 

Peresmian dilakukan Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Jumat, (8/5/2026).

 

Kawasan seluas lima hektare itu dilengkapi laboratorium, gudang, cold storage, hingga fasilitas pemeriksaan karantina modern untuk mendukung percepatan layanan perdagangan internasional.

 

“Kami berterima kasih kepada Ibu Gubernur Khofifah yang telah menempatkan Balai Karantina di satu tempat sehingga barang yang diuji dan dikarantina bisa lebih efektif, efisien, dan tidak berbelit,” ujar Karding, dikutip dari jatimpos.co, Senin, (11/5/2026).

 

Ia menjelaskan, fungsi Badan Karantina Indonesia kini tidak hanya mencegah penyebaran hama dan penyakit, tetapi juga mengawasi keamanan pangan, produk rekayasa genetik, hingga sumber daya genetik nasional.