SURABAYA, PustakaJC.co - Budi Gunadi Sadikin memastikan pemerintah terus memantau kontak erat kasus Hantavirus di DKI Jakarta guna memastikan tidak terjadi penularan lanjutan.
Kasus ini disebut berasal dari seorang warga negara asing (WNA) yang sebelumnya berada di kapal luar negeri. Pemerintah menerima laporan dari otoritas kesehatan Inggris pada 7 Mei 2026, lalu pasien langsung diidentifikasi dan dievakuasi ke RSPI Prof Dr Sulianti Saroso sehari setelahnya untuk menjalani isolasi. Dilansir dari antaranews.com, Jumat, (16/5/2026).
“99 persen penularan Hantavirus terjadi melalui tikus, bukan antar-manusia,” kata Budi dalam keterangannya.