Koperasi Ternak Gunungrejo Makmur diketahui memiliki sekitar 200 ekor sapi yang terdiri dari jenis Peranakan Ongole (PO), Limosin, Simental, dan sapi lokal. Peternakan tersebut dikelola oleh drh. Suparto, peternak muda inspiratif yang pernah meraih Juara Nasional Program Sarjana Membangun Desa (SMD) Tahun 2014.
Selain dikenal sebagai peternak muda berprestasi, drh. Suparto juga dinilai berhasil menggerakkan ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan sejak 2013. Kehadiran koperasi ternak itu memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga sekitar sekaligus mendukung ketahanan pangan berbasis peternakan di Jawa Timur.
drh. Suparto mengaku bersyukur atas perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap para peternak lokal. Menurutnya, permintaan hewan kurban tahun ini meningkat cukup signifikan sehingga berdampak positif pada penjualan sapi.
“Alhamdulillah, dukungan ini sangat berarti. Permintaan hewan kurban tahun ini cukup tinggi sehingga penjualan sapi meningkat. Kondisi ini membantu perekonomian peternak dan masyarakat sekitar,” katanya.