Jaringan distribusi tersebut meliputi pasar tradisional, Gerakan Pangan Murah (GPM), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), outlet BUMN/BUMD dan koperasi pemerintah daerah, ritel modern, distributor resmi, hingga Rumah Pangan Kita (RPK).
Menurut Langgeng, keberhasilan penyaluran beras SPHP tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak yang selama ini mendukung program ketahanan pangan di Jawa Timur. Kolaborasi lintas instansi dinilai menjadi faktor penting dalam memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, jajaran TNI, Polri, serta Satgas Pangan Perum BULOG Jatim atas dukungan yang diberikan sehingga target penyaluran dapat tercapai secara penuh.
Keberhasilan realisasi penyaluran beras SPHP tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas harga beras di pasaran sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah melalui ketersediaan pasokan yang merata bagi masyarakat. (ivan)