Karena itu, Pemprov Jatim terus memperkuat keberadaan Trans Jatim agar menjadi pilihan mobilitas masyarakat yang aman, nyaman, terjangkau dan terintegrasi.
“Di setiap perjalanan ada aktivitas ekonomi, pendidikan, pekerjaan dan perjumpaan antarmasyarakat. Maka ketika akses mobilitas semakin mudah, sesungguhnya kita juga sedang membuka semakin banyak peluang bagi masyarakat,” katanya.
Khofifah berharap program tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat yang belum pernah menggunakan Trans Jatim untuk mencoba layanan transportasi publik milik Pemprov Jatim.
“Mungkin ada masyarakat yang selama ini belum pernah naik Trans Jatim. Pada 17 Agustus nanti, silakan mencoba. Mari kita rasakan bersama bahwa transportasi publik bisa menjadi pilihan mobilitas yang nyaman dan terjangkau,” tuturnya.
Menurut Khofifah, pengembangan transportasi publik juga menjadi bagian dari upaya membangun sistem mobilitas yang lebih berkelanjutan.