SURABAYA, PustakaJC.co — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin, (17/8/2026).
Upacara berlangsung khidmat sekaligus semarak dengan mengusung semangat “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Selain prosesi kenegaraan, rangkaian kegiatan juga diisi sejumlah pertunjukan seni dan kreativitas generasi muda Jawa Timur. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Selasa, (18/8/2026).
Salah satu penampilan utama yakni tari kolosal Reyog Kyai Lodra yang melibatkan 155 orang. Pertunjukan tersebut menjadi bagian dari persembahan seni budaya Jawa Timur untuk memeriahkan momentum peringatan kemerdekaan.
Reyog Kyai Lodra merupakan kelompok seni binaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur yang sebelumnya berhasil meraih predikat Juara Umum sekaligus Penyaji Terbaik Pertama pada Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) XXXI Tahun 2026.
Sutradara Reyog Kyai Lodra, Dhimas Respati, mengatakan tari kolosal tersebut mengangkat tema kedaulatan pangan.
“Lewat tema ini, kami ingin menyampaikan melalui seni bahwa pangan merupakan bagian vital dari kedaulatan bangsa,” ujarnya.